Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan Wisata Bahari Teluk Urfu, Kabupaten Biak Numfor

Lisiard Dimara, Agustinus Renyoet

Abstract


Urfu Bay is one of the new marine tourism destinations among the Biak Numfor community. This tourist area does not yet have data from scientific studies related to the level of suitability of the region and its environmental carrying capacity, so it is considered necessary to do so. It is feared that the unavailable accurate data about the condition of tourist areas can pose risks to the comfort and safety of visitors, considering these two aspects are the main reference in the management and development of a tourist area. The purpose of the research is: (1) to know the level of conformity of Urfu Bay area as a marine tourism area, and (2) to know the carrying capacity of urfu bay marine tourism area. The research took place from July to September 2020 in the marine tourism area of Urfu Bay, Biak Numfor Regency. The research methods used are surveys with random sampling techniques, observations, interviews, and library studies. The results showed: [1] Urfu Bay marine tourism area is not suitable for coastal recreation activities (1,235) and diving (1,370), while it is suitable for snorkeling tourism activities (2,285), and [2] the carrying capacity of the urfu bay marine tourism area is 176 people per day. The conclusion of this research is that the coastal area of Urfu Bay is not suitable for marine/coastal tourism activities.

Keywords: Suitability; Carrying Capacity; Marine Tourism; Urfu Bay; Biak Numfor


Full Text:

PDF

References


Andayani, A., Hadie, W., dan Sugama, K. 2018. Daya dukung ekologi untuk budidaya ikan kakap dalam keramba jarring apung, studi kasus di perairan Biak Numfor. Jurnal Riset Akuakultur, 13(2), 179-189.

Armos, N.H. 2013. Studi Kesesuaian Lahan Pantai Wisata Boe Desa Mappakalompo Kecamatan Galesong Ditinjau Berdasarkan Biogeofisik. Skripsi. Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Bahar, A., dan Tambaru, R. 2018. Analisis kesesuaian dan daya dukung kawasan wisata bahari di Kabupaten Polewali Mandar. Ilmu Kelautan dan Perikanan, UNHAS. Makasar.

Bato, M., Yulianda, F., dan Fachruddin, A. 2013. Kajian manfaat kawasan konservasi perairan bagi pengembangan ekowisata bahari: Studi kasus di kawasan konservasi perairan Nusa Penida, Bali. Depik, 2(2), 104-113.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Fandeli, C.M. 2000. Pengusahaan Pariwisata. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hutabarat, D.B. 2009. Perbedaan stres dan coping Stres antara laki-laki dan perempuan dalam menghadapi kemacetan lalu-lintas. Psibernetika, 1, 68-87.

Johan, Y. 2016. Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi, Provinsi Lampung. Depik, 5(2), 41-47.

Juliana, Sya’rani L., dan Zainuri M. 2013. Kesesuaian dan daya dukung wisata bahari di perairan Bandengan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 11(1), 1-7.

Mutmainah, H., Kusumah, G., Altanto, T., dan Ondara K. 2016. Kajian kesesuaian lingkungan pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh. Depik, 5(1), 19-23.

Nazir, M. 2009. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nugraha, H.P., Indarjo, A., dan Helmi, M. 2013. Studi Kesesuaian dan daya dukung kawasan untuk rekreasi pantai di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Jurnal of Marine Reasearch, 2(2), 130-139.

Purnomo. 2008. Eksplorasi Biologi. Semarang: IKIP PGRI Semarang.

Ramadhan, S., Patana, P., dan Harap, Z.A. 2014. Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Makalah. Departemen Managemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Sukandar, S., Dewi, CSU., dan Handayani, M. 2017. Analisis kesesuaian dan daya dukung lingkungan bagi pengembangan wisata bahari di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Depik, 6(3), 205-213.

Sarwono, D.K. 2011. Pengembangan Pariwisata Obyek Wisata Pantai Sigandu Kabupaten Batang. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Semarang.

Sugianto, I. 2005. Studi Kesesuaian Wisata Pantai Berdasarkan Parameter Oseonografi Di Pulau Larea-Rea Kecamatan Pulau-Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. Skripsi. Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV. Alfabeta.

Yulianda, F. 2007. Ekowisata Bahari sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Disampaikan pada Seminar Sains pada Departemen MSP, FPIK IPB.

Yulianda, F. 2019. Ekowisata Perairan Suatu Konsep Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Air Tawar. Bogor: IPB Press.

Widoyoko, S.E.P. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Warpani, S.P., dan Warpani, I.P. 2007. Pariwisata Dalam Tata Ruang Wilayah. Bandung: ITB Press.




DOI: https://doi.org/10.31957/acr.v3i2.1517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.