ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN DAN KONDISI EKOLOGI EKOSISTEM MANGROVE MIMIKA PAPUA

John D. Kalor, Rosye H.R. Tanjung, Ervina Indrayani, Kristopholus Rumbiak

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui status kerusakan dan kondisi ekosistem mangrove di Kabupaten Mimika. Pengambilan data dilakukan tanggal 13- 21 Oktober 2015, pada 6 stasiun di Pesisir Selatan Mimika yakni (1) Stasiun Manasari, (2) St. Kampung Atakwa, (3) St. Kampung Atukwa, (4) St. Kakonau, (5) St. Kampus Biru, dan (6) St. Pomako. Menggunakan transek garis dan petak contoh yang dibuat tegak lurus garis pantai di daerah intertidal. Data dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting dan Uji Kriteria Kerusakan berdasarkan kepadatan vegetasi. Penelitian ini menemukan Kabupaten Mimika memiliki status ekosistem mangrove yang baik-sangat baik, namun dibeberapa lokasi terdapat kerusakan yang menyebabkan kerapatan menjadi rendah.

Kata Kunci: Kerusakan, Ekologi, Mangrove, Mimika, Papua


Full Text:

PDF

References


Alongi, D. M. (2007) Mangrove Forest of Papua, in Marshall, A. J., & Beehler, B. M.(Editors) The Ecology of Papua, Volume 2. Periplus, Singapore.

FAO (Food and Agriculture Organization of United Nations) (2007). The world’s mangroves 1980-2005. FAO Forestry paper 153. Rome.

Fachrul, M. F. (2007) Metode Sampling Bioekologi. Bumi Aksara, Jakarta. Indonesia

Geisen, W., Wulffraat, S., Zieren, M., & Scholten, L. (2007) Mangrove Guide for Southeast Asia. FAO (Food and Agriculture Organization of United Nations) and Wetlands International.

Geisen, W. & Houterman, J. (2007) Sustainable Management of Wetlands in Papua. International Biodiversity Conference (IBC), November 11-14, Jayapura, Papua.




DOI: https://doi.org/10.31957/.v1i1.502

Refbacks

  • There are currently no refbacks.