Fenomena Penggunaan Styrofoam pada Perayaan Idul Fitri dan Dampaknya terhadap Lingkungan serta Kualitas Air di Kota Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.31957/acr.v9i1.5450Keywords:
Styrofoam, Idulfitri, Kualitas AirAbstract
Penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan terus melonjak, khususnya saat perayaan Idul Fitri, berkat kepraktisan, bobot ringan, dan biaya murahnya. Namun, bahan ini menimbulkan risiko besar bagi lingkungan dan kesehatan karena sulit terurai, serta dapat mengeluarkan zat kimia beracun dan mikroplastik ke alam. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penggunaan styrofoam pada Idul Fitri beserta dampaknya terhadap lingkungan, terutama kualitas air di Abepura, Kota Jayapura. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel acak (random sampling). Sampel melibatkan 35 rumah tangga yang menyambut tamu saat Lebaran. Data dikumpul melalui pengamatan langsung terhadap pemakaian styrofoam dalam kegiatan jamuan. Temuan menunjukkan 71,4% responden memakai styrofoam, sementara 28,6% tidak. Dominasi ini memperburuk akumulasi sampah yang tahan lama dan berpotensi mencemari perairan. Styrofoam berubah menjadi mikroplastik serta melepas senyawa seperti stirena, yang merusak biota air dan manusia lewat bioakumulasi. Secara keseluruhan, tingginya penggunaan styrofoam di Idul Fitri menjadi pemicu utama polusi lingkungan di Jayapura. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sosialisasi, penggantian dengan wadah berkelanjutan, dan peningkatan pengolahan sampah guna menjaga kelestarian lingkungan serta ekosistem perairan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously
licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial
publication in this journal. - Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive
distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository
or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. - Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or
on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges,
as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).












