Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapsiagaan Bencana Banjir pada Siswa SMA Negeri 4 Kota Jayapura

Authors

  • Sherliana Pramaisela Puskesmas Twano
  • Eva Sinaga Universitas Cenderawasih
  • Naomi F. Jober Universitas Cenderawasih

Keywords:

Knowledge, Preparedness, Flood disaster

Abstract

The World Health Organization (WHO) defines a disaster as an event that causes significant environmental damage, casualties, health problems, disruption of health services, property losses, and psychological impacts, and requires emergency assistance. This study aimed to determine the relationship between knowledge and flood disaster preparedness among students at SMA Negeri 4 Jayapura City. This quantitative study used a cross-sectional design and involved 286 students in Grades X and XI. Data were analyzed using the Spearman rank correlation test. The results showed that more than half of the respondents had poor knowledge (155 students; 54.2%) and poor disaster preparedness (161 students; 56.3%). The analysis showed a statistically significant but very weak correlation between knowledge and flood disaster preparedness (p = 0.001; r = 0.194). In conclusion, knowledge was significantly associated with flood disaster preparedness among students at SMA Negeri 4 Jayapura City. Schools are encouraged to collaborate with the Jayapura City Regional Disaster Management Agency (BPBD) to provide education and training on flood disaster preparedness and response, thereby strengthening the capacity of schools to respond effectively to flood disasters.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustini, S. Y., Prawesti, A., & Pebrianti, S. (2020). Gambaran pengetahuan masyarakat terhadap kesiapan bencana (disaster preparedness). Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 1(2).

Ardiansyah, A., Risnita, R., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1, 1–9. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan

Ariningtyas, A. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan siswa dan sekolah dalam menghadapi bencana banjir di SMAN 5 Kota Tegal tahun 2019.

Azizah, U., Aisyah, S., Silaban, T. D. S., & Ismed, S. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap ketepatan pemberian MP-ASI di wilayah kerja Puskesmas Pematang Panggang II tahun 2022. IMJ (Indonesian Midwifery Journal), 5(2), 22–27.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Laporan bencana di Indonesia. https://siaga.bnpb.go.id

Firmansyah, I., & Rasni, H. (2014). Hubungan pengetahuan dengan perilaku kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir dan longsor pada remaja usia 15–18 tahun di SMA Al-Hasan Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember [Artikel ilmiah].

Hilmi, S. A. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap upaya penanganan bencana di Kecamatan Tempuran.

Ikasari, F. S., & Anggana, R. (2020). Pengetahuan anak usia sekolah tentang cuci tangan yang benar di Kecamatan Martapura. Jurnal Perawat Indonesia, 4(1), 316–328. https://doi.org/10.32584/jpi.v4i1.437

Jaganmohan, M. (2021). Number of natural disasters worldwide from 2000 to 2020. Statista. https://www.statista.com/statistics/269653/natural-disasters-on-the-continents-by-nature-of-the-disaster/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Tinjauan penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana.

Kompas. (2023, May 31). Jayapura rawan bencana, BMKG tingkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/05/31/jayapura-rawan-bencana-bmkg-tingkatkan-sosialisasi-ke-masyarakat

Mimi, A. S. (2022). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan keluarga dengan kelompok rentan anak prasekolah pada saat pra bencana gempa bumi di RW 09 Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang tahun 2022.

Ningsih, D. A., Andika, P., Oklaini, S. T., Sari, R. M., & Priningsih, M. (2023). Hubungan pengetahuan siswa dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi. 4, 5397–5404.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Cet. ke-3). Rineka Cipta.

Oktaviani, P. I. (2023). Hubungan pengetahuan tentang bencana dengan perilaku kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir pada siswa SDN Gebangsari 1 Kota Semarang.

Permana, A. B. (2014). Upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA materi gaya siswa kelas IV A SD Negeri 2 Wangon dalam pembelajaran IPA dapat ditingkatkan melalui penerapan model pengaturan tempat duduk (pp. 6–31). FKIP, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Ramadoan, S., & Sahrul. (2019). Analisis kesiapsiagaan masyarakat pada wilayah rentan bencana banjir. Jurnal Administrasi Negara, 1, 71–81.

Rentschler, J., & Salhab, M. (2022). Flood exposure and poverty in 188 countries. Nature Communications, 13, 3527. https://doi.org/10.1038/s41467-022-30727-4

Romdhonah, D. L., Sucipto, A., Dede, C., & Nekada, Y. (2019). Kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi. Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 10(1), 1–9.

Sudaryana, B., & Agusiady, R. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Deepublish.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryani, L. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku remaja putri tentang personal hygiene pada saat menstruasi di SMP Negeri 12 Kota Pekanbaru. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 3(2), 68–79.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Pemerintah Republik Indonesia.

Widarjoto, P., Budiarto, A., & Triutomo, S. (2019). Pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat miskin dalam menghadapi banjir rob di Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara. Jurnal Manajemen Bencana (JMB), 5(1). https://doi.org/10.33172/jmb.v5i1.6

Downloads

Published

2026-09-30