METAFORA KONSEPTUAL KATA ANAK DALAM KORPUS BAHASA INDONESIA

Authors

  • Regina Kolin Master Program of Linguistics, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Abstract

Abstract: This article condenses a thesis-based study on the conceptual metaphors of the Indonesian word anak using a corpus-linguistic perspective. The data were obtained from the Leipzig Corpora Collection and analyzed through a descriptive qualitative design supported by semantic interpretation. The analysis applies conceptual metaphor theory to classify metaphorical uses into structural, ontological, and orientational metaphors. The findings show that ontological metaphors are the most dominant because anak is frequently conceptualized as an entity or identity marker, as in anak bangsa and anak buah. Structural metaphors occur when the child-domain organizes non-biological relations such as anak asuh, while orientational metaphors appear limitedly in bodily constructions. This article argues that anak functions as a productive cognitive and cultural schema in Indonesian, revealing how kinship vocabulary extends into wider social, educational, political, and institutional meanings.

Keywords: anak; conceptual metaphor; corpus linguistics; cognitive semantics; Indonesian language

 

Abstrak: Penelitian ini meringkas kajian berbasis tesis tentang metafora konseptual kata anak dalam bahasa Indonesia dengan pendekatan linguistik korpus. Data bersumber dari Leipzig Corpora Collection dan dianalisis melalui desain deskriptif kualitatif yang didukung penafsiran semantik. Kerangka analisis menggunakan teori metafora konseptual untuk mengelompokkan temuan ke dalam metafora struktural, ontologis, dan orientasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa metafora ontologis paling dominan karena kata anak sering dikonseptualisasikan sebagai entitas atau penanda identitas, misalnya anak bangsa dan anak buah. Metafora struktural tampak pada hubungan non-biologis seperti anak asuh, sedangkan metafora orientasional muncul terbatas pada konstruksi tubuh. Penelitian ini menegaskan bahwa anak merupakan skema kognitif dan budaya yang produktif dalam bahasa Indonesia, serta menunjukkan bagaimana kosakata kekerabatan meluas ke dalam makna sosial, pendidikan, politik, dan kelembagaan yang lebih luas.

Kata kunci: anak; metafora konseptual; linguistik korpus; semantik kognitif; bahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasilah, A. C. (2005). Metafora bahasa Indonesia: Kajian linguistik. Kanisius.

Cameron, L. (2003). Metaphor in educational discourse. Continuum.

Charteris-Black, J. (2004). Corpus approaches to critical metaphor analysis. Palgrave Macmillan.

Croft, W., & Cruse, D. A. (2004). Cognitive linguistics. Cambridge University Press.

Dardjowidjojo, S. (2012). Metafora dalam bahasa Indonesia: Suatu pendekatan linguistik. Pustaka Pelajar.

Djajasudarma, T. F. (2008). Metode linguistik: Ancangan metode penelitian dan kajian. PT Gramedia Pustaka Utama.

Eriyanto. (2022). Analisis wacana kritis berbasis korpus. PT Remaja Rosdakarya.

Hartono, R. (2014). Metafora bahasa Indonesia dalam teks anak-anak. Penerbit Andi.

Haryanto, S. (2010). Pemetaan metafora dalam bahasa Indonesia: Kajian korpus teks media cetak. Pustaka Jaya.

Indarti, A. (2016). Metafora dan pemaknaan bahasa: Studi kasus dalam bahasa Indonesia. Penerbit Universitas Sebelas Maret.

Kridalaksana, H. (2009). Kamus linguistik. PT Gramedia Pustaka Utama.

Kusumaningrum, I. (2015). Pemaknaan metafora dalam bahasa Indonesia dalam korpus sastra populer. Penerbit Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Kövecses, Z. (2002). Metaphor and emotion: Language, culture, and body in human feeling. Cambridge University Press.

Lakoff, G., & Johnson, M. (2003). Metaphors we live by. University of Chicago Press.

Nurgiyantoro, B. (2009). Metode penelitian bahasa. Gadjah Mada University Press.

Pragglejaz Group. (2007). MIP: A method for identifying metaphorically used words in discourse. Metaphor and Symbol, 22(1), 1-39.

Sidiq, Y. (2024). Kolokasi pada kata cinta berbasis linguistik korpus. Sasindo, 12(1), 186-195. https://doi.org/10.26877/sasindo.v12i1.18419

Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Graha Ilmu.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian. Alfabeta.

Sunaryo. (2007). Metafora dalam bahasa Indonesia perspektif semiotik. Kanisius.

Sukyadi, D. (2011). Metafora dan leksikografi bahasa Indonesia. Penerbit Serambi Ilmu Semesta.

Sumardjo, J. D. (2010). Metafora cinta: Kajian semantik dan estetika bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-06-24