EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA TENUN TUAKEPA FLORES TIMUR DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Authors

  • Alfonsus Simon Doweng SMK Negeri 1 Keerom, Papua, Indonesia
  • Jonner Nainggolan Program Studi Magister Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Cenderawasih, Papua, Indonesia
  • Ronaldo Kho Program Studi Magister Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Cenderawasih, Papua, Indonesia

Abstract

Abstract: This analytical ethnographic study aims to explore the ethnomathematical principles embedded in Tuakepa ikat weaving, East Flores, and to formulate its didactical articulation as a learning resource for formal school mathematics. Qualitative data were gathered through in-depth interviews, passive participant observation, and macro-visual documentation of two key weavers selected purposively based on inclusion criteria of specialized expertise until exploratory data saturation was reached. The interactive qualitative data analysis was integrated with the taxonomic framework of Alan Bishop’s six fundamental mathematical activities. Empirical findings demonstrate that all stages of communal production and the morphology of traditional tools encompass the activities of counting, measuring, designing, locating, and explaining. Within the diverse decorative motifs of the cloth, visual representations of plane polygons specifically rhombuses and triangles arallel lines, and invariant translational transformations of the cloth's lane patterns were identified. These findings have practical implications as structured problem contexts based on Realistic Mathematics Education (RME) aimed at accelerating students' Higher-Order Thinking Skills (HOTS) while preserving the communal indigenous mathematics heritage of the local region.

Keywords: Geometric Shapes, Ethnomathematics, Mathematics Education, Tuakepa Weaving.

 

Abstrak: Penelitian etnografis analitis ini bertujuan mengeksplorasi kaidah etnomatematika tenun ikat Tuakepa, Flores Timur, dan merumuskan artikulasi didaktisnya sebagai sumber belajar matematika sekolah formal. Data kualitatif dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi makro visual terhadap dua penenun kunci yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi kepakaran khusus hingga mencapai saturasi data eksplorasi. Analisis data kualitatif interaktif diintegrasikan dengan kerangka kerja taksonomi enam aktivitas matematis fundamental menurut Alan Bishop. Hasil penelitian empiris membuktikan seluruh tahapan produksi komunal dan morfologi perkakas tradisional memuat aktivitas membilang, mengukur, merancang, menentukan lokasi, serta menjelaskan. Pada ragam motif hias kain ditemukan representasi visual poligon datar berupa belah ketupat dan segitiga, kedudukan garis sejajar, hingga transformasi translasi invarian pola lajur kain. Temuan ini berimplikasi praktis sebagai konteks masalah terstruktur berbasis Realistic Mathematics Education (RME) guna menakselerasi kompetensi kognitif tingkat tinggi (HOTS) siswa sekaligus melestarikan warisan pengetahuan pribumi (indigenous mathematics) komunal daerah setempat.

Kata kunci: Bangun Geometri, Etnomatematika, Pembelajaran Matematika, Tenun Tuakepa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dores, A., & Nggaba, M. J. (2024). Etnomatematika dalam Tenun Ikat Masyarakat Flobamora. Jurnal Himpunan: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 11(2).

Fitriyah, A. T., & Syafi, M. (2022). Etnomatematika pada Bale Lumbung Sasak. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11, 1-12.

Komalasari, E. (2019). Peran guru dalam media dan sumber belajar di era disrupsi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 439-448.

Mahendra, I. W. E. (2017). Project based learning bermuatan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 6(1), 106-114. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v6i1.9257

Milla, A., Making, S., & Lede, Y. K. (2023). Eksplorasi etnomatematika pada motif kain tenun Kecamatan Kodi Utara dan penerapannya pada pembelajaran matematika. Leibniz: Jurnal Matematika, 3(1), 49-59. https://doi.org/10.59632/leibniz.v3i1.204

Muhammad, B., Khasanah, F., & Una, A. M. W. (2023). Etnomatematika pada Kain Tenun Ikat Oba Agi Oba Pete dalam Masyarakat Nagekeo Nusa Tenggara Timur. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 8(2), 120-135.

Nurhikmayati, I. (2019). Implementasi STEAM dalam pembelajaran matematika. Didactical Mathematics, 1(2), 41-50. https://doi.org/10.31949/dmj.v1i2.1508

Nuryati, N., & Darsinah, D. (2021). Implementasi teori perkembangan kognitif Jean Piaget dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(2), 153-162. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v3i2.1186

Rival, S., & Rahmat, A. (2023). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Matematika Untuk Pemahaman Konsep Dasar Matematika Bagi Mahasiswa Jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 75-84.

Rohaendi, S., & Laelasari, N. I. (2020). Penerapan teori Piaget dan Vygotsky ruang lingkup bilangan dan aljabar pada siswa MTs Plus Karangwangi. Prisma, 9(1), 65. https://doi.org/10.35194/jp.v9i1.886

Sumartono, S. (2022). Kajian etnomatematika pada motif kain tenun Nusa Tenggara Timur untuk pembelajaran tingkat dasar. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 2(1), 281-288. https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i1.546

Suryawan, I. P. P., & Maharani, L. D. W. (2021). Etnomatematika kain tenun ikat Gringsing Desa Tenganan: Kajian konsep geometri pada motif Lubeng. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 11(2), 303-312.

Wewe, M., & Kau, H. (2019). Etnomatika Bajawa: Kajian simbol budaya Bajawa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 6(2), 121-133. https://doi.org/10.5281/zenodo.3551652

Downloads

Published

2025-06-30