Analisis Dampak Program Cetak Sawah Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Padi Di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke

Herbekti Riandjumahge, Ida Ayu Purba Riani, Flora Yvonne de Queloe, Hans Z. Kaiwai

Abstract


Untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka memenuhi ketersediaan beras maka produksi harus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan perluasan areal tanam. Dengan adanya program cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, diharapkan program yang telah dan yang akan dijalankan apakah dapat mengurangi permasalahan yang terdapat di tingkat petani sehingga dapat memberikan kontribusi yang menyata bagi petani padi yaitu meningkatkan pendapatan petani padi.Sasaran kegiatan Perluasan Sawah diarahkan pada lahan-lahan pertanian yang potensi untuk dikembangkan menjadi lahan petanian produktif dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lahan pertanian. Dengan adanya perluasan sawah ini diharapkan masyarakat dapat menyediakan beras untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya dan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Merauke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya perbedaan tingkat produktivitas lahan dan pendapatan petani sebelum menerima dan sesudah menerima Bantuan Program Cetak Sawah di Kampung Ngguti Bob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini membuktikan rata-rata produktivitas lahan yang dihasilkan sebelum menerima bantuan program cetak sawah sebesar 4,00 ton/ha, sedangkan sesudah menerima bantuan cetak sawah sebesar 4.24 ton/ha. Pendapatan terbanyak pada petani sebelum menerima program cetak sawah pada kisaran pendapatan Rp. 15.500.000 s/d 18.000.000. Pendapatan  tertinggi petani sesudah menerima program cetak sawah pada kisaran Rp. 27.500.000 s/d Rp. 30.000.000.

Kata kunci  :  Cetak Sawah, Pendapatan Petani


Full Text:

PDF

References


Adimihardja, Kusnaka. (1999). Petani Merajut Tradisi Era Globalisasi, Yogyakarta, CV. Andi Offset.

Apaseray, Y. (2010), “Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Di Distrik Nimbokrang Wilayah Pembangunan Tiga Kabupaten Jayapura”, Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih;

Bryant, C and White LG. (1989). Manajemen Pembangunan (terjemahan). Jakarta: LP3ES ;

Chourmadin, Imam dan Prihatin, (1994), Pengantar Ilmu Ekonomi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta;

Fuad, A. (2016), “Produktivitas Lahan Sawah Dalam Pemenuhan Kebutuhan Beras Penduduk Di Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal”, Skripsi Sarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah;

Gustiyana, H. (2004). Analisis Pendapatan Usahatani untuk Produk Pertanian. Salemba empat, Jakarta.

Hikmat, Harry. (2001), Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Liberty, Yogyakarta;

Kadarsan. 2011. Pengertian Usahatani, (Online), http:// www. Pengertian menurut paraahli.net/, diakses 18 Maret 2016 );

Kementerian Pertanian. (2013). Cetak Sawah Indonesia. Penerbit Direktorat Perluasan dan Pengelolaan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian;

Leimena, S. (2012), “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Di Kampung Kurik Distrik Kurik Kabupaten Merauke”. Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Cenderawasih;

Mulyadi. (2005). Akuntansi Biaya, edisi ke-6. Yogyakarta: STIE YKPN;

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah;

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 62 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pengelolaan dan Penyaluran Bantuan Pemerintah Lingkup Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2016;

Setia Atmaja Lukas, (2009), Statistik untuk Bisnis dan Ekonomi, Penerbit Andi, Yogyakarta;

Subandriyo, (2014), Pengaruh Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendapatan Petani Kakao Di Kabupaten Jayapura;

Sumodiningrat, Gunawan, (1999). Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama;

Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan;

Utama, M.Z.H. (2015). Budidaya Padi Pada Lahan Marjinal, Kiat Meningkatkan Produksi Padi. Penerbit CV. Andi Offset;

Utami, Munandar S.C. (2005). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Informal;




DOI: https://doi.org/10.56076/jkesp.v4i3.2092

Refbacks