Persepsi Masyarakat Terhadap Bantuan Pemerintah dan Perkembangan Koperasi Adat di Distrik Muara Tami Kota Jayapura

Authors

  • Deasy Rosmina Kresna Kaaf Universitas Cenderawasih
  • Risky Novan Ngutra Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.56076/jkesp.v12i2.5505

Abstract

This study aims to analyze the effect of government assistance and business capability on financial performance, as well as the differences in capital, turnover, and profit before and after government assistance in the Indigenous Cooperative of Muara Tami District. The study employed a quantitative approach using multiple linear regression and paired sample t-test methods on 38 cooperative members. The results showed that simultaneously, government assistance and business capability have a significant effect on financial performance. Partially, government assistance has no significant effect, while business capability has a positive and highly significant effect. The paired sample t-test results indicated significant differences between before and after assistance for capital, turnover, and profit. This study concludes that business capability is the dominant factor in improving the financial performance of indigenous cooperatives. The recommendation for the government is not only to provide physical assistance but also to strengthen human resource capacity through intensive training and sustainable mentoring, as well as to improve the mentoring ratio to be more ideal.

 Keywords: government assistance, business capability, financial performance, indigenous cooperative

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anoraga, P., dan Widiyanti, N. (2003). Dinamika koperasi. Rineka Cipta.

Arsyad, L. (2016). Pengantar perencanaan pembangunan ekonomi daerah. BPFE Yogyakarta.

Bagian Biro Perencanaan, Kementerian Negara Koperasi dan UKM. (2009). Analisis kinerja koperasi 2004-2008. Jurnal Modernisasi, 5(3), 187.

Baswir, R. (2000). Koperasi Indonesia (Edisi pertama). BPFE UGM.

Bungin, B. (2007). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik dan ilmu sosial lainnya (Edisi kedua). Prenada Media Group.

Dhanti, R., Panorama, M., dan Sumantri, R. 2023. Program Dana Bantuan Pemerintah terhadap UMKM Sektor Kuliner Pempek Perspektif Maqashid Syariah. Jurnal Intelektualita Keislaman Sosial dan Sains, 12(1), 30-34.

Deputi Bidang Pembiayaan, Kemenkop dan UKM RI. (2004). Pedoman pengelolaan usaha simpan pinjam koperasi.

Ghulam, M. Y. (2021). Pengaruh Bantuan Pemerintah Dan Kemampuan Usaha Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Kota Jayapura. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(2), 53-64.

Ismayadi, I., dan Nada, S. (2024). Dampak Bantuan Pemerintah Binaan Dinas Koperasi UKM untuk Pengembangan Wirausaha Pemula. Lensa Ilmiah: Jurnal Manajemen Dan Sumberdaya, 3(1), 20–24.

Perdana, A. R. (2023) Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Di Kota Padang Oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Thesis, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Padang.

Sagimun, M. D. (1985). Koperasi Indonesia. Inti Indayu Press.

Sarief, S. (2004). Kebijakan untuk meningkatkan iklim yang kondusif dalam mengembangkan UMKMK sebagai kekuatan ekonomi.

Sitio, A., dan Tamba, H. (2001). Koperasi: Teori dan praktik. Erlangga.

Subandi, S. (2007). Kedudukan dan kiprah koperasi dalam mendukung pemberdayaan UMKM. Jurnal Pengkajian Koperasi dan UKM, (1).

Sudarsono, dan Edilius. (2002). Koperasi dalam teori dan praktek. PT Rineka.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukamdiyo. (1996). Manajemen koperasi. Gramedia Pustaka Utama.

Sulaeman, S. (2004). Analisis manfaat lembaga keuangan berbentuk koperasi (KSP/USP). Jurnal Ekonomi & Bisnis, 9(2).

Sumodiningrat, G. (2004). Kebijakan pemberdayaan UMKM dan koperasi dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan.

Sunyoto, D. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Center for Academic Publishing Service.

Tarigan, J. R., & Suparmoko, M. (2000). Metode pengumpulan data. BPFE Yogyakarta.

Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil. (1995). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 74. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. (1992). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 246. Sekretariat Negara.

Downloads

Published

2025-08-28

How to Cite

Kaaf, D. R. K., & Ngutra, R. N. (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Bantuan Pemerintah dan Perkembangan Koperasi Adat di Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 12(2). https://doi.org/10.56076/jkesp.v12i2.5505

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)