This is an outdated version published on 2026-03-26. Read the most recent version.

Panjang Tungkai dan Power Otot Tungkai Bukan Determinan Kecepatan Lari 100 Meter pada Atlet PPLP Papua

Authors

  • Mikdol

DOI:

https://doi.org/10.31957/jop.v7i02.5344

Keywords:

panjang tungkai, power otot tungkai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara panjang tungkai dan power otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada atlet PPLP Papua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 4 atlet yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi pengukuran panjang tungkai, tes vertical jump untuk power otot tungkai, dan tes lari 100 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara panjang tungkai (r = 0,230; p > 0,05) dan power otot tungkai (r = -0,894; p > 0,05) dengan kecepatan lari 100 meter. Demikian pula, hubungan simultan kedua variabel terhadap kecepatan lari tidak signifikan (r = 0,007; p > 0,05). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor lain seperti teknik lari, koordinasi, dan kekuatan otot inti mungkin lebih berperan dalam menentukan kecepatan lari. Hasil ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih holistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd, M. N., Al Eqabi, J. M. H., Alsaedi, H. R. R., Alfadhli, B. R. H., & MohsinFlayyihKhlaifaw, M. (2025). The role of acceleration, maximum velocity, and speed endurance in sprint performance. Retos: Nuevas Tendencias En Educación Física, Deporte y Recreación, 67, 1166–1176.

Afonso, A. A. C., Neves, L. M., Toscaro, C. G., Gonçalves, R., Barrionuevo, M. L., de Oliveira, E. P., Domingues, L. C., Neto, L. F. M., Braz, I. A., & Jambassi Filho, J. C. (2025). Effects of instrument-assisted soft tissue mobilization on muscle performance during vertical jump in young men. Journal of Bodywork and Movement Therapies.

Amiruddin, M. (2023). Tes dan Pengukuran Keolahragaan. USK Press.

Cahanin, R., Fallavollita, A., Burley, T., & McQuiston Jr, S. (2024). The reliability of clinical tools with and without ultrasound guidance to measure leg-length inequality.

Chaniago, H. (2022). Measurement of Anthropometry, Biomotor and Fundamental Skills for Identification of Future Athletes’ Talents at the Age of 11-15 Years. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 10(2), 179–186.

Clemente, F., Ramirez-Campillo, R., Beato, M., Moran, J., Kawczynski, A., Makar, P., Sarmento, H., & Afonso, J. (2023). Arbitrary absolute vs. individualized running speed thresholds in team sports: A scoping review with evidence gap map. Biology of Sport, 40(3), 919–943.

Esparza-Ros, F., & Vaquero-Cristóbal, R. (2025). Applying Anthropometry in Sport: From Talent Identification to Elite Sport. In Anthropometry: Fundamentals of Application and Interpretation (pp. 125–140). Springer.

Hossan, D., Dato’Mansor, Z., & Jaharuddin, N. S. (2023). Research population and sampling in quantitative study. International Journal of Business and Technopreneurship (IJBT), 13(3), 209–222.

Published

2026-03-26

Versions

How to Cite

Mikdol. (2026). Panjang Tungkai dan Power Otot Tungkai Bukan Determinan Kecepatan Lari 100 Meter pada Atlet PPLP Papua. JURNAL OLAHRAGA PAPUA, 7(02). https://doi.org/10.31957/jop.v7i02.5344

Issue

Section

Articles

Citation Check