Pengaruh Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Pertumbuhan Akar Stek Mangga (Mangifera indica L.)
Abstract
Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang banyak diperbanyak melalui metode generatif maupun vegetatif, termasuk stek yang dipandang lebih ekonomis, mudah, dan relatif cepat. Untuk mempercepat pembentukan akar, digunakan perangsang tumbuh, salah satunya hormon alami yang terdapat pada bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah (Allium cepa L.) terhadap pertumbuhan stek mangga (Mangifera indica L.) serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah (0%, 60%, 80%, dan 100%) dan jenis stek (stek pucuk dan stek batang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah pada berbagai konsentrasi tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan stek mangga. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, intensitas cahaya, dan kelembaban, serta kemungkinan penggunaan konsentrasi yang terlalu tinggi sehingga menghambat pertumbuhan stek.
Kata Kunc : Bawang merah, Stek mangga, Hormon alami, Pertumbuhan akar