ANALISIS KERJA SAMA SEKOLAH, ORANG TUA, KOMITE SEKOLAH, DAN TOKOH AGAMA DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA
Keywords:
kerja sama sekolah, pendidikan karakter, orang tua, komite sekolah, tokoh agamaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerjasama antara sekolah, orang tua, komite sekolah, dan tokoh agama dalam penguatan pendidikan karakter siswa di SMP YPPK Taruna Tegasa Arso, Kabupaten Keerom, Papua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, guru Bimbingan dan Konseling (BK), pembina kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik, orang tua, pengurus komite sekolah, dan tokoh agama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan validitas dijamin melalui triangulasi, perpanjangan waktu penelitian, dan diskusi teman sejawat. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik terjalin melalui komunikasi langsung dan tidak langsung, seperti pertemuan tatap muka, media digital, surat menyurat, serta pemberian tugas rumah kepada peserta didik. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, yaitu pembinaan mental spiritual, moral dan akhlak, akademik, pembangunan fisik, kegiatan sosial karitatif, serta penguatan muatan lokal. Sementara itu, kerja sama antara sekolah dan komite sekolah telah dilakukan melalui komunikasi langsung maupun tidak langsung, namun belum diwujudkan dalam program konkret yang secara khusus mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik. Peran komite sekolah masih terbatas pada partisipasi dalam rapat serta penyampaian himbauan kepada orang tua dan pihak terkait untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah. Adapun kerja sama antara sekolah dan tokoh agama diwujudkan melalui komunikasi langsung maupun melalui media digital serta keterlibatan tokoh agama dalam kegiatan pembinaan kerohanian, pembinaan moral, kegiatan sosial karitatif, dan kegiatan kemanusiaan di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pendidikan karakter dengan menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah, keluarga, dan tokoh agama memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial peserta didik. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa meskipun keterlibatan orang tua dan tokoh agama telah berjalan relatif baik, peran komite sekolah masih perlu dioptimalkan agar dapat berfungsi secara lebih efektif sebagai mitra strategis sekolah dalam mendukung pelaksanaan penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan
Downloads
References
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Embuiru, H. P. (1995). Katekismus Gereja Katolik (Terjemahan). Arnoldus.
Ilham, M., et al. (2022). Kerja sama sekolah dan orang tua dalam pembentukan karakter siswa di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Pangi-Pangi Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur. Jurnal IAIN Kendari, 7 (1), 107-118.
Jalaluddin, R. (2016). Psikologi agama: Memahami perilaku dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologi. Raja Wali Press.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan profil pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2022 tentang Profil Pelajar Pancasila.
Koesoema, D. A. (2018). Pendidikan karakter berbasis komunitas. Kanisius.
Krisnawanti, A. (2016). The collaboration of teachers and parents to establish students’ discipline character. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(18),
1-13:file:///C:/Users/ZICOMS/Downloads/2483-5009-1-SM.pdf
Lelyemin, L. Yulius, M., Corneius, T. (2023) Implementation of Character Education Based on the Values of Pope John XXIII. Internasional ournal of Multidisiplinary Research and Analysis, 6 (09), 2643-9875.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Lickona, T. (2013). Character matters: Persoalan karakter, bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya (Terjemahan). Bumi Aksara.
Marshall, C., & Rossman, G. B. (2016). Designing qualitative research (6th ed.). Sage Publications.
Mataputun, Y. (2019). Manajemen Berbasis Sekolah). Malang: CV Ismaya Berkah Group.
Mataputun, Y. (2025). Pendidikan Vokasi: Membangun Sinergi Sekolah dengan Dunia Usaha dan Industri di Era Dirupsi. Bantul: CV. Mitra Edukasi Negeri.
Mataputun, Y., & Meylani, A. T (2025). Kepemimpinan Pelayan Kepala Sekolah dan Etos Kerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13 (4),546-559.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Mutahhari, M. (2012). Hakikat pendidikan dan pembentukan insan kamil. Pustaka Alvabet.
Murthadha, M. (2012). Manusia seutuhnya: Studi kritis berbagai pandangan filosofis. Sadra International Institute.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020–2024.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Prasetya, Y. Y., Yansen, A. B., Mzaenul, M., Taufiqulloh., Purwo, S., Siti, H., Muslihati., Hanung, S., Yulius, M. (2024). Teachers’ Perception of Artificial Intelligence Integration in Learning: A Cross Sectional Online Questionnaire Survey. International Conference on Education and Technology (ICET).
Reba, Y. A., & Yulius, M. (2025). Pendidikan Multikultural: Membangun Harmoni Dalam Keberagaman. Purbalingga: CV Eureka Media Aksara.
Ulwan, A. N. (2015). Pendidikan anak dalam Islam (Terj. Emiel Ahmad). Khatulistiwa Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Yanggu, Y. (2020). Kerja sama sekolah, orang tua, dan tokoh agama dalam membina karakter siswa di SD YPK 16 Nazaret Fanindi Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat (Tesis, Universitas Cenderawasih).
Zubaedi. (2011). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi di sekolah. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Journal NOKEN offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
Journal NOKEN is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.Â
Authors who publish with Journal NOKEN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).