Diferensiasi Peranan dan Alokasi Kekuasaan Suami dan Isteri dalam Keluarga di Kampung Bhuleube Distrik Sentani Timur

Avelinus Lefaan

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Bhuleube Distrik Sentani Timur dengan mempertanyakan bagaimana diferensiasi peranan dan alokasi kekuasaan dalam keluarga antara laki-laki/suami dan perempuan/isteri berdasarkan pola mata pencaharian mereka yang masih tradisional dengan cara menghitung jumlah curahan tenaga kerja berdasarkan nilai waktu kerja. Melalui metode survey terhadap 20 kepala keluarga di Kampung Bhuleube ditemukan bahwa waktu kerja perempuan dalam kegiatan rumah tangga lebih tinggi dari pada laki-laki. Hal ini kemudian berpengaruh terhadap keputusan dalam masalah produksi dan konsumsi, di mana perempuan punya peran dominan atau bahkan posisi laki-laki dan perempuan bisa setara. Namun untuk kegiatan yang berkaitan dengan adat istiadat perempuan tidak memiliki peran dan kekuasaan.

Kata kunci: Diferensiasi Peran, Alokasi Kekuasaan, Kampung Bhuleube, Keluarga


Full Text:

PDF

References


Budiman, A. (1985). Pembagian Kerja secara Seksual. PT Gramedia.

Prihartono, B., Irawan, C., Bastian, & Wayan Deddy Wedha Setyanto. (2015). Konsep Tol Laut dan Impelemntasi 2015-2019. Sekretariat Tol Laut. https://batukarinfo.com/system/files/Buku Tol Laut 2015 Lite.pdf

Sajogyo, Pudjiwati. (1980). Peranan Wanita dalam Keluarga/Rumah tangga dan Masyarakat Luas di Pedesaan Jawa. Universitas Indonesia.

Sajogyo, Pudjiwati. (1983). Peranan Wanita dalam Perkembangan Masyarakat Desa. CV Radjawali.

Sajogyo, Pudjiwato. (1985). Sosiologi Pembangunan. Fakultas Pasca Sarjana IKIP.

Suwondo. (1981). Peranan Perempuan dalam Pembangunan. CV Radjawali.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.