GLOBALISASI DAN KEMISKINAN DI PAPUA DALAM PERSPEKTIF GRAMSCI

Yotam Senis Yotam Senis

Abstract


Kapitalisme adalah satu pola pandang manusia terhadap kegiatan ekonomi, yang mana pertumbuhannya tidak selalu menuju kearah positif seperti yang bayangkan oleh kebanyakan orang. Kritik terhadap keberadaan kapitalis sebagai bentuk penindasan terhadap masyarakat kelas bawah adalah salah satu faktor yang menyebabkan aliran ini dikritik. Namun, tidak hanya kritik yang mengancam kapitalisme, tetapi juga ideologi lain yang ingin menghilangkannya, seperti komunisme.

Kapitalisme atau Capital adalah suatu paham yang percaya bahwa pemilik modal dapat melakukan upaya untuk mencapai keuntungan yang maksimal. Prinsip yang paling mendasar adalah bahwa pemerintah tidak bisa campur tangan dalam rangka untuk mencapai pasar bersama-sama, namun intervensi pemerintah hanya akan membuat keuntungan besar bagi kepentingan pribadi.  Oleh sebab itu kapitalisme tidak benar-benar memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas.

Kata Kunci : Globalisasi, Kemiskinan, Gramsci


Full Text:

PDF

References


Bdk. Tho Van den OFM, Frederika Korain SH, Adolf Kambayong OFM, Memoria Pasionis di Tanah Papua.

Bryan S. Turner, Max Weber From History to Modernity, the tylor and Francis e-Library, 2002.

Frans Magnis-Susens, Pemikiran Karl Marx-Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme.

James Dingley, Nationalism, Social Theory and Durkheim, Palgrave Macmilan, New York 2008.

Max Weber, The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism, Charles Scribner’s Sons Published, New York 1968.

--------------, Essays in Sociology, Oxford University Press, 1946.

P.J. Drooglever, Tindakan Pilihan Bebas – Orang Papua dan Penentuan Nasib Sendiri, Penerbit Kanisius, Yogyakarta 2010

Socratesz Sofyan Yoman, Suara Bagi Kaum Tak Bersuara, Penerbit DEIYAI, Jayapura Papua, 2009.

Watory, Wenand, Ir. Laporan Komisi F, Dalam Rapat Paripurna DPRP, Jayapura, Maret 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.