Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura

Julius Ary Mollet

Abstract


Peneltian ini didanai oleh Program Magister Ilmu Ekonomi (MIE) Universitas Cenderawasih Tahun Anggaran 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: 1) kebijakan pemberdayaan masyarakat nelayan di Distrik Jayapura Selatan; 2) faktor apa yang berperan dalam peningkatan pendapatan nelayan; 3) Strategi pengembangan usaha diversifikasi produksi ikan; dan 4) penangkapan ikan  tidak merusak lingkungan pesisir. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa implementasi program pemberdayaan, cuaca, lokasi pasar dan juga metode menangkap ikan secara aggregate berpengaruh terhadap tingkat pendapatan nelayan. Selanjutnya, output matriks korelasi memperlihatkan bahwa program pengentasan kemiskinan mempunyai peran yang cukup signifikan terhadap tingkat pendapatan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat melalui pemberian modal usaha serta penangkapan ikan dengan memperhatikan lingkungan menjadi sangat penting dalam rangka pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan.

Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi, Masyarakat Nelayan


Full Text:

PDF

References


Amilien Sembor, Ida Ayu Purba Riani, Transna Putra Urip S, dan Siti Aminah. (2017). Dampak Program Bantuan Keuangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kepada Masyarakat Di Kabupaten Lanny Jaya. Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan. Volume IV No. 1, April 2017;

Auty, R. M., and Gelb, A.H, (2001). Political Economy of Resource-Abundant States. In Auty, R. M., ed. Resource Abundance and Economic Development. New York: Oxford University Press;

Helberg, K. (2000). A Market-Oriented Strategy for Small and Medium Scale Enterprises, Discussion Paper 40, The World Bank, Washington DC;

Hidayati, D., et all (2011). Adaptasi dan Mitigasi Masyarakat Pesisir Dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Sumber Daya Laut. Jakarta: Leuser Cita;

IFAD (2016). “Investing in Rural People in Indonesia -Community Empowerment in Rural Areas” akses http://www.Investing in Rural People in Indonesia.pdf;

Kakisina, S. (2001). “Pengembangan dunia usaha dan Keusaha Wan Dalam Paradigma Baru Pembangunan Tanah Papua” makalah pada seminar USAID-funded Partnership for Economic Growth (PEG Project), Universitas Cenderawasih, Jayapura September 25-27, 2001;

Kakisina, S. (2003). Posisi Strategik Perbankan Mikro dalam Pembiayaan Usaha Mikro Kecil, dan Menengah di Provinsi Papua. Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin. Edisi Desember. Vol: 15. No: 3. Hal: 333 – 347;

Mohammed, E. Y. and Wahab. A. (2013). Direct Economic Incentives for Sustainable Fisheries Management: the Case of Hilsa Conservation in Bangladesh. International Institute for Environment and Development, London;

Mollet, J.A (2011). “The Dynamics of Contemporary Local Government Policies and Economic Development in West Papua” Development in Practice Journal (DIP), Volume 21, Number 2, April 2011, ISSN: 232-2430961-4524;

Mubyarto (2002). Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Peranan Ilmu-ilmu Sosial, Aditya Media Yogyakart.

Schoorl, P. (2001). Belanda di Irian Jaya: Amtenar di Masa Penuh Gejolak, 1945-1962, Leiden: Penerbit Garba Budaya;

Sumodiningrat, G. (1999). Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial Jakarta: Gramedia.

Suyanto (2007). Studi Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (PEMP) Studi Kasus Masyarakat Pesisir Kelurahan Tanjungmas Kota Semarang.

USAID dan FAO (2016). “Fishing for Food Security The Importance of Wild Fisheries for Food Security and Nutrition “United States Agency for International Development or the United States Government, dapat diakses pada website http://www.crc.uri.edu/download/ GH2009PW016_508.pdf.

Uwe Tietze (2016). Technical and Socio-economic Characteristics of Small-Scale Coastal Fishing Communities and Opportunity for Poverty Alleviation and Empowering” FAO Fisheries and Aquaculture Circular No.1111, Rome.




DOI: https://doi.org/10.56076/jkesp.v5i1.2094

Refbacks