Analisis Flypaper Effect di Wilayah Papua
DOI:
https://doi.org/10.56076/jkesp.v11i1.5416Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui fenomena Flypaper Effect di Wilayah Papua; 2) Mengetahui pengaruh Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Otonomi Khusus dan Pendapatan Asli Daerah terhadap pengalokasian Belanja Modal di Wilayah Papua. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan variabel penelitian yaitu belanja modal terhadap PAD, DAU, DAK dan DOK. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui metode studi pustaka dan dokumen, data diperoleh dari LHP BPK. Alat analisisnya menggunakan model panel regresi sederhana. Analisis regresi linier digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara belanja modal terhadap PAD, DAU, DAK dan DOK. Hasil Penelitian yaitu : 1) Terjadi fenomena flypaper effect berdasarkan analisis yang dilakukan dimana nilai koefisien PAD lebih kecil dibandingkan nilai koefisien variabel DAU, DAK dan Otonomis Khusus (Otsus) dalam menentukan/mempengaruhi nilai Belanja Modal. Artinya terjadi flypaper effect pada pemerintah kabupaten/kota di Papua. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah di Papua masih bergantung kepada pemerintah pusat; 2) Terdapat pengaruh positif tidak signifikan pendapat asli daerah terhadap alokasi belanja modal kota/kabupaten di Provinsi Papua terlihat dalam memberikan otonomi daerah dalam mengelola anggaran sesuai kebutuhan lokal. Namun, faktor-faktor lain seperti kebijakan nasional dan efisiensi pengelolaan anggaran juga memiliki peranan penting dalam menentukan alokasi belanja modal yang optimal. Oleh karena itu, penerapan prinsip tata kelola yang baik dan kerjasama antar-stakeholder merupakan faktor kunci untuk mencapai pengaruh pendapat asli daerah yang lebih signifikan dalam pembangunan infrastruktur dasar di kota/kabupaten Provinsi Papua; 3) Terdapat pengaruh DAU terhadap alokasi belanja modal kota/kabupaten di Provinsi Papua bersifat positif namun tidak signifikan, tetap terdapat peluang untuk meningkatkan pengaruh tersebut dengan pemenuhan sumber daya yang cukup, perencanaan yang baik, dan pengelolaan keuangan yang efektif; 4) DAK memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap alokasi belanja modal kota/kabupaten di Provinsi Papua. DAK memberikan pendanaan tambahan yang signifikan, mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan memperbaiki pembangunan sosial. Dengan adanya DAK, pembangunan di Provinsi Papua dapat berjalan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kota/kabupaten tersebut; 5) Dana Otsus memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap alokasi belanja modal kota/kabupaten di Provinsi Papua. Dana ini dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Namun, penggunaan dana Otsus ini juga perlu diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyelewengan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua.
Kata Kunci : Flypaper Effect, PAD, DAU, DAK, DOK
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










